Tinggalkan komentar

Kehilangan dan Pengembalian N dari dan ke Atmosfer


Siklus Nitrogen di Alam

Kehilangan N dari atmosfer terjadi dengan beberapa cara. N merupakan unsur yang dalam suhu ruang berbentuk gas. Unsur ini sulit terikat oleh unsur lainnya. Pada keadaan alami, unsur N difiksasi oleh bakteri, baik yang bersimbiosis dengan tanaman maupun yang tidak. Kedua jenis bakteri ini menggunakan enzim nitrogenase untuk menambat N menjadi NH3 sehingga dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Pada bakteri yang bersimbiosis dengan tanaman, misalnya rhizobium dengan tanaman legum, penambatan N dibantu dengan leghaemoglobin (ion besi) untuk melakukan transpor elektron. Selain ditambat oleh bakteri, dalam keadaan alami kehilangan N dari atmosfer juga disebabkan oleh petir saat terjadinya hujan. Gesekan dan panas yang terjadi akibat aliran listrik oleh petir menyebabkan unsur N dan unsur lainnya seperti O menjadi bermuatan berbeda sehingga terikat secara alami. Selain secara alami, N juga dapat hilang dari atmosfer secara buatan. Contohnya adalah pada pembuatan pupuk N yang dilakukan oleh industri pupuk. Karena manusia belum mampu membuat enzim nitrogenase, maka pembuatan pupuk N dilakukan dengan cara kimia. Mekanismenya yaitu, unsur N yang berbentuk gas dikumpukan dalam satu ruang bersama dengan unsur O (untuk pembuatan nitrat) atau H (untuk pembuatan amonium). Kemudian usnur tersebut dimampatkan dengan tekanan yang tinggi dan suhu yang tinggi sehingga terikat, lalu ditambahkan bahan pemadat agar pupuk tersebut dapat digunakan dalam bentuk butiran.

Pengembalian N ke atmosfer terjadi karena denitrifikasi oleh bakteri tanah. Proses yang terjadi adalah sebagai berikut: NH4 yang berasal dari pupuk atau dari penguraian organisme mati, jika tidak dimanfaatkan oleh tanaman, maka akan mengalami proses nitrifikasi oleh bakteri menjadi NO3. NO3 merupakan senyawa bermuatan negatif, jika tidak diserap oleh tanaman maka akan mengalami dua proses yaitu leaching (pencucian) dan terdenitrfikasi oleh bakteri menjadi NO2 dan kembali ke atmosfer. Proses denitrifikasi NO3 menjadi NO2 oleh bakteri dengan bantuan enzim nitrat reduktase digambarkan oleh reaksi berikut :

NO3 ——-nitrat reduktase—-> NO2

NO2 merupakan senyawa yang sifatnya racun bagi tanaman. Senyawa ini dapat langsung menguap atau mengalami proses reduksi dengan bantuan enzim nitrit reduktase yang dihasilkan oleh bakteri denitrifikasi menjadi N2 lalu kembali ke atmosfer dalam bentuk gas.

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: