Tinggalkan komentar

Penyakit Busuk Lunak pada Anggrek


Penyakit busuk lunak pada tanaman anggrek (Orchidaceae) disebabkan oleh bakteri Pseudomonas viridiflava.

Bakteri Pseudomonas viridiflava termasuk dalam genus Pseudomonas spp. Bentuknya berupa batang lurus, tidak mempunyai kapsul, dan tidak berspora dengan ukuran 0,5 X 1-3nm, dan termasuk dalam gram negatif. Ciri lainnya yaitu bakteri bergerak dengan menggunakan flagela yang terdapat di sekeliling sel bakteri, selain itu bakteri ini juga termasuk anaerob fakultatif.

Gejala yang ditimbulkan pada tanaman anggrek jika terserang penyakit busuk lunak adalah sebagai berikut:

  1. Gejala awal serangan bakteri Pseudomonas viridiflava adalah daun yang terinfeksi akan berwarna hijau pucat.
  2. Selanjutnya tampak bercak kebasahan berwarna hijau tua dan akhirnya seluruh daun akan membusuk.
  3. Setelah itu berkembang ke arah batang. Daun dan batang yang terserang menimbulkan bau busuk. Bau busuk disebabkan oleh Pseudomonas viridiflava yang mensekresikan satu set enzim maupun isoenzim dalam jumlah besar, sehingga mampu mendegradasi kompleksitas polimer dinding sel tanman. Enzim pektinase yang merupakan faktor utama patogenesitas bakteri PBL digunakan untuk memecah pektin dalam lamela tengah dan dinding sel tanman, sehingga menyebabkan kematian jaringan tanman dan kerusakan sel.

Akibat yang ditimbulkan pada tanaman anggrek yang terserang penyakit busuk lunak adalah sebagai berikut:

  1. Tanaman yang sudah terinfeksi dan busuk kemungkinan akan mati.
  2. Terjadi proses pembusukan pada bagian daun dan batang sehingga mengganggu proses pertumbuhan tanaman.

Cara Identifikasi penyakit busuk lunak adalah yang pertama dengan eksplorasi dan isolasi Pseudomonas viridiflava pada media King’s B. Kmudian dilakukan uji patogenesitas dan virulensi untuk memastikan bahwa patogen yang diisolasi adalah penyakit yang sedang dipelajari. Pengujian ini meliputi isolasi patogen dari jaringan tanman yang terinfeksi, purifikasi isolat, uji degradasi pektat pada umbi kentang, inokulasi pada tanman inang, dan isolasi kembali. Selanjutnya pengujian morfologi dan biokimia, hal ini dilakukan dengan uji LOPAT, dimana hal ini merupakan pengujian pembeda antara Genus Pseudomonas yang menyebabkan PBL dan tidak. Ada juga uji oksidase, uji pektinase dan uji arginine dehydrolase yang kemudian diteruskan dengan penggoresan inokulum P. Viridiflava pada media King’s B.

Penyakit busuk lunak pada tanaman anggrek yang disebabkan oleh bakteri Pseudomonas viridiflava ini merupakan salah satu tipe parasit luka. Oleh karena itu, penyakit ini akan meningkat ketika tanaman inang terluka oleh alat-alat pertanian, udara serta disebabkan oleh serangga. Tetapi pada umumnya infeksi terjadi melalui luka-luka karena gigitan serangga menularkan bakteri.

Pembusukan akan berlangsung dengan cepat dalam udara yang lembab dan pada yang relatif tinggi. Pada lingkungan yang seperti ini dalam waktu yang singkat seluruh bagian tanaman yang terinfeksi membusuk dan tanman akan mati.

Umumnya tanman anggrek hidup epifit pada pohon dan ranting-ranting tanman lain, namun dalam pertumbuhannya anggrek dapat ditumbuhkan dalam pot yang diisi media tertentu. Media tumbuh inilah yang perlu dicermati, karena tanaman anggrek akan mudah terserang penyakit busuk lunak pada media yang terlampau lembab ataupun basah. Fungsi kelembaban yang tinggi untuk menghindari penguapan yang terlalu tinggi, maka dari itu kelembababan berkisar antara 60-85%. Sisa tanaman yang terinfeksi harus dipotong atau dibakar agar tidak mengganggu pertumbuhan pada bagian lainnya, karena bakteri P. Viridiflava cepat menyebar. Alat-alat pertanian yang digunakan haruslah steril, agar tidak menimbulkan luka pada tanman anggrek.  Suhu optimal untuk perkembangangan bakteri Pseudomonas Viridiflava adalah 27°C. Pada kondisi suhu rendah dan kelembaban rendah bakteri akan terhambat pertumbuhannya.

Data diolah oleh Aditya Dwi F.

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: