Tinggalkan komentar

Penyakit Akar Putih pada Tanaman Karet dan Lengkeng


 

gambar koala
Penyakit akar putih disebabkan cendawan atau jamur Rigidoporus lignosus (Klotzch) Imazeki.

Klasifikasi
Kingdom : Fungi
Fillum : Basidiomycota
Kelas : Basidiomycetes
Subkelas : Agaricomycetidae
Ordo : Polyporales
Family : Meripilaceae
Genus : Rigidoporus
Spesies : Rigidoporus lignosus

Jamur Rigidoporus lignosus membentuk tubuh buah berbentuk kipas tebal, agak berkayu, mempunyai zona-zona pertumbuhan, sering mempunyai struktur serat yang radier, mempunyai tepi yang tipis. Warna permukaan tubuh buah dapat berubah tergantung dari umur dan kandungan airnya. Pada permukaan tubuh buah benangbenang jamur berwarna kuning jingga, tebalnya 2,8-4,5 μm, mempunyai banyak sekat (septum) yang tebal. Pada waktu masih muda berwarna jingga jernih sampai merah kecokelatan dengan zona gelap yang agak menonjol. Permukaan bawah berwarna jingga, tepihnya berwarna kuning jernih atau putih kekuningan. Jika menjadi tua atau kering tubuh buah menjadi suram, permukaan atasnya cokelat kekuningan pucat dan permukaan bawahnya cokelat kemerahan

Gejala yang ditimbulkan pada tanaman karet atau kelengkeng jika terserang penyakit akar putih adalah sebagai berikut. Penyakit ini menyerang tanaman lengkeng atau karet yang masih muda. Gejala serangan penyakit yang tampak adalah daun menguning dan layu, kemudian gugur dan mati. Selanjutnya, akar tanaman yang terinfeksi busuk dan kering. Jika media tanam dibongkar, di permukaan akar terdapat benang-benang berwarna putih yang tumbuh seperti jala.

Akibat yang ditimbulkan pada tanaman lengkeng atau karet jika terserang penyakit Akar putih adalah sebagai berikut: Pertumbuhan terhambat, Tanaman akan kurus, Penurunan kualitas buah, Kematian pada tanaman.

Cara Identifikasi
Dengan cara Isolasi dan Seleksi Bakteri, hasil karakterisasi dari masing-masing isolat diidentifikasi dengan menggunakan buku Bergey’s Manual of Determinative Bakteriology (Buchanan, R.E. & N.E. Gibbons (CoE), 1974).

Cara Penularan
Penyakit akar putih sering dijumpai pada tanaman karet umur 1-5 tahun terutama pada tanaman yang bersemak, banyak tunggul, sisa akar, dan pada tanah gembur atau berpasir. Spora dapat juga disebarkan oleh angin yang jatuh di tunggul dan sisa kayu akan tumbuh membentuk koloni baru.

Cara Pengendalian
Pengendalian penyakit JAP saat ini lebih dititikberatkan pada pengendalian hama/penyakit terpadu (PHT) sejalan dengan peraturan pemerintah tentang Integrated Pest Management (IPM) yaitu sebagai berikut : 3. 1. Menanam klon yang tahan seperti BPM 107, PB 260, PB 330, AVROS 2037, PBM 109, IRR 104, PB 217, PB 340, PBM 1, PR 261, dan RRIC 100, IRR 5, IRR 39, IRR 42, IRR 112 4. 2. Jarak tanam diatur tidak terlalu rapat. 5. 3. Cabang/ranting yang telah mati dipotong dan dimusnahkan. 6. 4. Cabang yang masih menunjukkan gejala awal segera dioles dengan fungisida, Bubur Bordo dan fungisida yang mengandung unsur tembaga tidak dianjurkan pada tanaman yang telah disadap, karena dapat merusak mutu lateks. 8. 6. Pada kulit yang mulai membusuk harus dikupas sampai bagian kulit sehat. 9. 7. kemudian dioles fungisida hingga 30 cm keatas dan ke bawah dari bagian yang sakit.

Pupuk Organik NASA Natural GLIO
Olah tanah yang bagus dengan memakai Pupuk Organik NASA yang berupa super nasa di campurkan pupuk kimia dasar yang biasa di pakai. pupuk kimia dasar bisa di kurangi 30 % – 50% dari anjuran dinas pertanian setempat.
Pemakaian Produk Nasa yang berupa Natural GLIO yang sudah di fermentasikan dengan pupuk kandang selama 2 minggu,cara fermentasinya 1 kotak Natural Glio di campurkan dengan 50 Kg pupuk kandang. Lalu masukkan ke lubang tanah di sekitar tanaman Kelengkeng yang mau ditanamkan
Penyemprotan dengan menggunakan Pestisida Organik Nasa yang berupa pestona + Aero-810 dengan dosis ( 5 + 1/3) tutup /tangki semprot.lakukan penyemprotan di sore hari.

data dioleh oleh Riski Pratama

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: