1 Komentar

Bicara Soal Nilai dari Kacamata Maulz


N62WZ_PHTW5Nilai itu semacam selebriti yang sering banget digosipin kalo lagi bikin sensasi, terutama ya pas zaman-zaman baru keluarnya. Aapalgi kalo kamu mahasiswa yang mana “nilai” udah kamu ubah namanya jadi “IP” atau “IPK”. Sudah bukan rahasia lagi kalo kamu mau di pojokan dunia manapun pasti sering ngomongin masalah ini. Masalahnya, kalo lagi tinggi dibanggain, terus kalo udah jelek , banyak tuh yang make kalimat yang mirip-mirip sama ini “ah, biasa aja, ga ngaruh, yang penting ga ada yang ngulang”, atau “nilai ga menjamin masa depanmu”, atau “alah paling yang nilai tinggi ga sesuai sama otaknya” blah blah blah – dikutip dari kisah nyata

Bicara masalah nilai, terutama masalah pengaruh atau enggak. Jawaban yang tepat adalah “tergantung dengan siapa kamu bertanya”. Bagi Maulz, pengaruh atau enggaknya nilai itu tergantung kondisi. Tapi, antara ya dan tidak sama-sama berkaitan. Seperti ini narasinya.

Nilai itu pengaruhnya besar. Pertama, mau diakui atau enggak, nilai itu cermin gimana sih kamu belajar selama satu semester kemarin. Walaupun nggak sedikit juga yang poin tertinggi dalam penentuan nilai itu ada pada ujian akhir atau ujian tengah. Namun, dipikir-pikir kalo emang kamu paham sama pelajarannya so pasti ujian kamu bakalan bagus dan ngasih efek bagus pula buat nilai akhirmu. Terkadang yang jadi masalah kalo nilai kamu rendah itu adalah temenmu yang kamu nilai lebih “bodoh” dari kamu ternyata dapet nilai lebih tinggi, padahal kalo kamu emang jujur ya nilai kamu ya itu adalah kamu. Kalo masih mempermasalahkan “ga sesuai dengan kemampuan otak”, berarti otakmu ga cuma kurangnya di intelek tapi juga jelek di kemampuan membuat strategi, nyontek misalnya😀 problem??

Kedua, nilai itu suatu prestasi dan penjaga mental. Nilai kamu tinggi pasti kamu bangga. Kalo jelek, ya minimal ga ngulang lah. Prestasi karena nilai ini seringnya juga ngejatuhin mental. Terutama bagi anak-anak yang udah biasa dapet nilai bagus seantero kampus. Waktu SMP atau SMA dulu kamu pasti punya satu atau dua anak yang pinternya level banget dan biasanya pelit kalo ujian dan pastinya jadi anak emasnya guru-guru. Anak jenis ini, baik udah kuliah atau masih sekolah biasanya mentalnya jatuh kalo sekali saja nilainya jatuh. Jadi, nilai itu penting buat menjaga mental dan tingkat kepedean. Ada baiknya sih jadi anak yang pinter tapi ga pelit, insyaallah deh banyak temennya😀 problem??

Ketiga, nilai itu menjadi catatan keramat untuk orang tua. Sebagian besar dari kamu, kuliah itu bikin kamu bebas karena jauh dari orang tua. Tapi, kalo dihubungkan dengan nilai, maka nilai itu jadi catatan bagi orang tua mu apakah kamu serius kuliah atau enggak. Ga ada orang tua yang nggak mempermasalahkan IP mu saat kuliah. Kalo emang IP mu udah biasa rendah, ya minimal mereka nanya lah “ada yang ngulang atau enggak?” syukur-syukur kalo kamu masih dimarahi atau ditanya kesulitannya. Kalo ga dipeduliin? yah nasibmu lah😀 problem??

Tapi, di sisi lain Maulz nggak terlalu mempermasalhkan nilai itu mau tinggi atau enggak.

Waktu SD, Maulz termasuk tuh ke golongan anak pinter yang ga pernah kecolongan soal nilai, tapi pas zaman SMP nilai Maulz drop luar biasa dan itu bikin mental jatuh juga. Tapi, pas kelas 3 SMP sudah mulai nggak mempermasalhkan soal nilai, yang penting apa esensi dari semua yang dipelajari, terutama apa sih manfaatnya, bagaimana sih penerapannya?. Jadi, Maulz belajar tidak lagi dengan hapal menghapal dan seolah tahu segalanya.

Jadi, sampai saat ini berapapun nilai yang didapat tidak Maulz permasalahkan serius. Kalo emang jelek, berarti Maulz emang jelek. Biarpun Maulz menganggap Maulz bagus dalam segala hal (syukur mode on), tapi kan enggak menurut dosen. Justru kalo nilainya bagus tapi ga dapet esensi pelajarannya ngerasa senang tapi kayak senang diatas penderitaan diri sendiri. Yang paling penting bagi Maulz soal nilai adalah bagaimana memberi kabar bagus untuk orang tua, atau mengemas nilai jelek itu sebagus mungkun agar menjadi citra bagus untuk orang tua. Intinya sekali lagi, nilai itu suatu bukti bahwa keinginan Maulz untuk kuliah diperantauan ini bener bener serius. Nah, nilai jawabannya. –bagaimana denganmu?

One comment on “Bicara Soal Nilai dari Kacamata Maulz

  1. Nilai jangan dipikir sampai kesakitan sendiri, yang penting ilmu kamu bertambah terus. Disyukuri aja.🙂

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: