6 Komentar

Balikpapan dalam Sebulan


IMG-20140126-02496 (FILEminimizer)

Liburan akhir semester satu bulan Januari lalu, Maulz menghabiskan liburan di kota Balikpapan. Tepatnya tanggal 20 Januari 2104, Maulz berangkat dari Malang pukul 2 siang menuju Juanda selama hampir 4 jam karena macet. Berangkat ke Balikpapan menggunakan Lion Air sekitar pukul 8 Malam. Entah berapa jam di angkasa, yang jelas Maulz sampai di Balikpapan hampir pukul 11 malam waktu Indonesia tengah. Capeknya itu karena Maulz mengalami muntah berkali kali karena mabuk kendaraan, gimana nggak, naik mobil ditambah macetnya itu loh enggak kuat. 6 Jam udah maksimalnya Maulz bisa bertahan dalam mobil. Sampai di bandara Sepinggan, Maulz dijemput oleh bibi dan naik mobil lagi. Malem ini Maulz diceritakan banyak hal tentang Balikpapan, mulai dari kebersihan dan tata kotanya yang rapi, biaya hidup yang mahal, gaji pegawai yang tinggi, hingga kenapa banyak mahasiswa Balikpapan yang enggan pulang pas liburan semester. Dan Maulz diajak makan dahulu, dan kebetulan Maulz udah kelaparan banget, dan restoran pertama yang Maulz kunjungin adalah warteg pinggiran yang menjual masakan ikan. IKAAAAAAAN BROOOWWW!!!, udah hampir setengah tahun selama Maulz di Malang nggak pernah makan ikan, dan malem itu makan ikan, bahagia banget rasanya, susah sih nyari ikan seger di Malang. Maulz ngehabisin 2 ikan porsi gede, ini adalah kombinasi antara doyan dan kelaperan.

Panas Banget

Kalo di Malang kesan awal yang Maulz rasain yaitu dinginnya yang menusuk, di Balikpapan malah kebalikannya, panasnya itu udah luar biasa, mungkin 2 atau 3 kali lipatnya panas Natuna. Enggak siang, enggak malem, enggak subuh, enggak ada masa yang ngggak panas, suhu paling dinginnya mungkin pas hujan, tapi Maulz tetep enggak berhenti berkeringat. Maulz berpikir, “alhamdulillah Maulz enggak jadi kuliah di sini, entah betahnya sampai berapa lama”. Maulz yang biasanya mandi cukup 1 kali sehari (libur mungkin sekali 2 hari), kini pasti mandi pagi dan mandi sore, enggak kuat sama bau badan, keringat, dan minyak di badan Maulz.

Mahal Banget

Hari pertama Maulz di ajak ke pasar. Pasarnya lumayan rapi dan lebih teratur daripada beberapa pasar yang pernah Maulz kunjungi di Malang. Ngeliat ikan ikan bikin Maulz ngerasa hawa lautnya Maulz balik lagi, kayaknya Maulz enggak mau makan yang lain selain ikan, pokoknya ikan.

Sempet milih milih ikan, dan akhirnya keputusan jatuh pada ikan yang kulitnya berwarna merah. Cuma beli 2 kg, dan itu harganya hampir 100rb. Maulz nelen ludah, nggak kuat sama harganya.

Setelah beli ikan,  Maulz ke pasar sebelah buat beli sayur, dan ini lebih kaget lagi, beli sayur yang biasanya cukup mengeluarkan uang seribu, atau malah gratis ngambil di lahan, kali ini harganya mencapai 5rb rupiah. GILAAAA, ini pasar gilaaaa, Mahal bangetttt. Kalo barang mentahnya segitu, enggak kebayang gimana dengan wisata kulinernya, atau harga sesuatu yang lain, selangit mungkin😛 Jadi, wajar banget kali ya mahasiswa Balikpapan yang kuliah di Malang rada boros, Malang serba murah siih, jadi makan di restoran paling malah pun enggak nyaingin sedikitpun harga di Balikpapan.

Ada hal yang lumayan unik, sekitar satu minggu kemudian, Maulz di ajak jalan jalan ke luar Balikpapan. Sebelum melewati batas kota, Maulz di ajak makan di Pizza Hut. Di sana rameee banget, bukan hanya orang orang berpakaian rapi ajah, tapi orang orang yang kelihatan biasa juga memenuhi restoran itu. Maulz memilih pizza jamur waktu itu, dan itu untuk Maulz sendiri, dan bibi, paman, dan dua anaknya memilih manu masing masing, dan Maulz kebagian hokinya dapet nyoba semua menu menunya. Total harganya itu yang mengejutkan, malah lebih murah dari pada makan ikan bakar atau ayam panggang di pinggiran. Balikpapan luar biasa bung..

Bersih Banget

Enggak banyak hari yang Maulz keliling Balikpapan, paling pas hari minggu tok. Itupun paling sebentar ajah. Tapi, Balikpapan juga bukan kota yang gede gede amat, jadi satu hari udah cukup buat ngelilingin sampai ke pelosok pelosoknya. Balikpapan itu bersih, tata kotanya rapi. Walaupun panas, tapi kotanya rindang. Jadi wajar kalo Balikpapan dibilang sebagai kota terbersih se-Indonesia.

Pertambangan dan Perminyakan

Balikpapan jga dikenal sebagai kota Tambang. Hasil buminya melimpah. Maulz kagum banget pas ngunjungin beberapa pabrik minyak milik pertamina yang letaknya enggak jauh dari kediaman bibi Maulz. Padahal beberapa fotonya sempet Maulz ambil, tapi pas balik ke Malang malah ga ada. Ah, sudahlah..

Di sana ada tiga tabung gas raksasa betekanan tinggi. Konon jika tabung itu meledak, radiasinya bisa mencapai ratusan km, dan Balikpapan akan nggak layak ditempati hingga puluhan bahkan ratusan tahun.

Kota Samarinda

IMG-20140126-02493 (FILEminimizer)

Minggu ketiga Maulz di Balikpapan, di ajak ke Samarinda. Sebenarnya enggak niat ke sana, tapi karena udah deket sama kota itu, kata paman nanggung, mending diterusin. Kami nginep di hotel yang lumayan elit di situ, hotel Aston. Eman eman sebenarnya uang dihabisin cuma buat semaleman. Tapi, nggak jadi masalah banget lah, kata paman juga “kamu nggak pernah nginep di hotel berbintang kan?”, Maulz di kasih kamar di lantai 15, dan pemandangan dari atas itu Indah banget.

Sebenarnya yang paling berkesan dari hotel itu ialahan sarapannya. Menunya itu banyaaak banget, dan prasmanan lagi, jadi Maulz ngambil semua menu yang tersedia, pokoknya nyobain semua makanan hotel lah, hingga full. Sayangnya enggak boleh bungkus.

Maulz sempet nagis waktu balik ke kamar, rasanya pengen banget pengalaman luar biasa ini Maulz alami bareng orang tua di Natuna sana, mungkin ayah dan ibu enggak pernah nginep di hotel beginian, atau bahkan belum tau rasanya makan pizza.

Setelah dari hotel, kami ke mall samarnda, gede tapi tetep ajah panas. Alhamdulillah Maulz dibeliin sepatu dan sandal, yang lumayan tahan lama insyaallah, pengen minta dibeliin tas juga, tapi enggak enak sama paman.

Setelah itu, ngunjungin Masjid sekaligus Islamic Centre terbesar di Asia Tenggara. Masjidnya bagus, indah, dan gede pastinya.

There and Back Again

Tanggal 11 februari akhirnya jadi hari terakhir Maulz di Balikpapan. Siap cus balik ke Malang. Puas selama lebih dari sebulan Maulz menginjak kaki di Balikpapan. Ada rasa pengen ke sana lagi, dan ada rasa nggak pengen balik lagi. Kesannya luar biasa lah, Balikpapan is awesme

IMG-20140130-02520 (FILEminimizer)curhat

6 comments on “Balikpapan dalam Sebulan

  1. Seneng banget bacanya.Balikpapan itu kota kelahiranku.Sdh hampir 15 tahun gak pulang.Kangen banget sama keluarga di Balikpapan

  2. Seneng bacanya… Hahaha… Keren…

  3. alhamdulillah.. apapun harus disyukuri om

  4. Wahh keren bgt yah, bisa keliling kota impian sy, dl pengen dpt penempatan d kaltim, tp dptnya malah d p bun, Alhamdulillah sih, smg dpt promosi d balikpapan

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: