3 Komentar

Ketika Jarak Jadi Raja


Bkaii71IMAAwzjOKetika udah segede ini masih ngomongin cinta cintaan, rasanya kayak punya mesin waktu. Walaupun waktunya kerasa balik ke awal, tapi tetep ajah umur ga berubah, dan ga ada yang bisa ngerubah itu kecuali kehendak yang maha kuasa. Yah, walalupun demikian, setidaknya rasa cinta itu akan selalu ada pada siapapun lah, ga pandang umur. Ya kan? Ya aja deh, ga butuh jawaban enggak.

Kadang, Maulz mempertanyakan sesuatu. Apa bedanya sih jomblo itu sama LDRan? Yang LDRan pasti langsung ngeles “ya bedalah, yang LDRan tetep ajah ada yang bangunin, diperhatiin, ngingetin makan, delele”, *yang jomblo diem*. Yah, beda beda tipis lah, tapi setidaknya Maulz anggep sama ajah, toh sama sama ga punya bahu buat jadi sandaran. Kecuali yang udah merit, setidaknya sang suami pergi jauh cuma untuk mencari bersuap suap nasi utnuk anak istri.

Lha, sebenarnya bukan itu sih yang Maulz mau bahas pagi ini, mual ah kalo bahas pacaran pagi pagi, mending puasa ajah.

Maulz termasuk orang yang LDRan, tapi bukan berarti pacaran lah, Maulz nggak punya pacar sejak putus tahun 2012 lalu. Tapi Maulz punya banyak banget deh orang orang yang Maulz anggep pacar, atau Maulz dianggepin pacar, ga cewek, ga cowok, ada semua wkwkw. Tapi, jauh di lubuk hati cuma ada satu yang Maulz selalu nanti, enggak ada dua, entah ah, ada tiga kayaknya, dan semuanya cewek. Tapi sayangnya pada kesemuanya terpisah jarak, terpisah dunia, dan tak tahu entah di mana. Yang insyaallah salah satunya akan menjadi pendamping hidup Maulz selamanya. Doakan.

Yah, tapi yang Maulz hanya dan hanya cinta itu hanya satu. Tapi, saat pertemuan terakhir, dia bilang ga akan pernah kembali lagi, dan walaupun Maulz nyusul, dia ga mau ketemu Maulz lagi, katanya, dia pengen berusaha mencari dan mencintai orang lain, Maulz terlalu baik katanya. Yah, sakit sih iya, tapi siapa peduli ah, kayaknya jadi terlalu baik itu enggak bagus buat kesehatan, jadi baik ajah cukup kayaknya 😀 . .

Dan satu cewek lagi, sering banget bilang cinta banget sama Maulz, tapi Maulz enggak pernah ngerespon. Ga tega kalo nggak cinta, tapi bilang iya. Maulz bingung, tapi sebenarnya Maulz percaya kalo cinta itu ga cuma ada pas lagi pacar pacaran, mungkin jika sudah menikah, rasa cinta dan tanggung jawab itu akan tumbuh sendiri. Dan hebatnya, dia sampai saat ini nggak pernah mau nerima orang lain.

Yang satu lagi udah kayak kakak sendiri, entah lah kalo diteruskan apakah itu halal atau tidak.

Inti dari cerita ini adalah, jaga selalu diri kita, agar siapapun yang menjadi pasangan hidup kita kelak, adalah orang yang juga menjaga dirinya. Setidaknya, kalo kita udah kotor duluan, jangan heran yang akan jadi pendamping hidup adalah orang yang sama kotornya dengan kita. OK 😛

Iklan

3 comments on “Ketika Jarak Jadi Raja

  1. Hai Maul.. wah yang lagi galau 😀
    tapi wajar kok, ga bakal tau arti bahagia kalo ga galau duluan 😀
    btw, suka deh sama gambar2 kartun di blognya.

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: