1 Komentar

Selepas Kata Terlempar Berguling


XCP5W_PHTW5Selepas kata terlempar berguling
memecah nadi membuat sakit begitu saja
ada kala batu karang itu rapuh
ada kala perahu kecil berhenti berkayuh

Burung sekarat tinggal sendirian
berharap mati cepat di pinggiran jalan
aku seperti burung
bukan terbang, aku bukan burung itu

Selepas kata terlempar berguling
menatap kaca pecah belah begitu saja
kaca itu siap menyayat
tak bertujuan, siapa yang ia kenal?

Menarik diri,
apa aku asing di sini?
mencoba bercampur, namun terlihat
apa aku berwarna terlalu pekat?

Tuhan,
aku di sini
aku tak pernah bisa bersembunyi

Kawan,
kau di mana?
kau bilang tak sembunyi, namun kau tiada

Selepas kata terlempar berguling
banyak ulat mendekat namun tak jadi
aku daun beracun, aku tahu aku daun beracun
menjadi takdir bodoh begitu saja

Selepas kata terlempar berguling
tubuhku hanya sanggup tinggal berbaring

Kategori : Entahlah
Tentang lain lain yang menjadi rahasia

One comment on “Selepas Kata Terlempar Berguling

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: