6 Komentar

Aku ya aku, adik ya adikku


8V5FW_PHTW5
Udah hampir setahun sejak Maulz ninggalin kampung halaman untuk kuliah di negeri seberang. Alah bisa, karena terbiasa. Sendiri dan jauh dari orang tua bukan permasalahan yang harus dipermasalahkan dan disedihkan, kan?.

sebelumnya mau ngucapin sama adik “jangan sedih ya karena kalah di pertandingan silatnya”.

Bicara tentang adik, banyak Maulz melihat suatu fenomena dimana adik dan kakak itu sama saja. entah sama nakalnya, entah sama hobinya, atau sama sama pintarnya,  but who care. Namun, paling menggangu jika mendengar beberapa manusia berkomentar tentang Maulz dan adik, “mereka berbeda, barangkali terbalik”. kedengaran aneh, lucu kah? enggak, jangan komentar wkwkwk.
oke, ini deh penjelasannya, Maulz pastinya cowok punya satu adik cewek. Karena dia adik, Maulz bisa dipastikan adalah kakak atau biasa dipanggil abang dalam Melayu. Next ….
Hobi Maulz adalah  seni, baik seni rupa,  seni sastra, musik, teater, dan bahkan tari. Mungkin orang orang akan melihat bahwa ini suatu fakta bahwa itu adalah hobi yang terlalu “lembut” buat seorang cowok, apalagi ditambah Maulz ga hobi olahraga, selain renang, hiking, dan bersepeda. nevermind. Sementara si Adik malah menyukai hal hal berbau sport, seperti pimpong (juara di SMPnya), bola kaki, bahkan silat keras yang ga lazim dilakukan cewek.
Berbeda, namun Maulz sangat bangga dengan prestasi adik Maulz ini. Sedikit menyiksa saat banyak orang berharap kami itu bertingkah sama.

Pernah suatu kejadiaan saat adik masuk SMA di SMA yang sama dengan Maulz (sementara Maulz sudah kuliah), saat SMA bisa dibilang Maulz adalah jawara di sekolah, baik Akademis Maulz menyandang peringkat juara umum selama 2 tahun ditambah lagi dengan prestasi olimpiade lainnya, maupun ekstrakulikuler Maulz udah tampil di berbagai acara seni.
Saat adik sekolah di sana, banyak orang berharap adik adalah pewaris prestasi prestasi itu, sehingga adik merasa terbebani karena terlalu dituntut “sama seperti kakak”. Maulz merasa perihatin dengan kejadian itu, padahal seharusnya orang orang harus paham bahwa sifat dan hobi itu ditentukan oleh masing masing individu.

Cerita tentang Maulz dengan adik sedikit terpisah jauh. Sementara Maulz suka berdiam dirumah, adik Malah suka keluyuran ke mana mana, alhasil ya kami jarang barengan kalo lagi ngerjain apa apa. Bahkan kami hampir ga pernah punya foto bareng.

Namun, Maulz sangat sayang sama adik dan sangat keras terhadap pergaulannya, terutama pada setiap teman cowok yang pernah diajak ke rumah.
he he sepertinya merebut hati abang itu sulit.

Mungkin kegiatan yang sering bawa Maulz dan adik bareng adalah nonton film, walau kadang Maulz lebih suka nonton sendirian. Selain itu, memancing di laut itu adalah hobi kami. Kalo masak, adik itu bagian nyiapin bumbu dan Maulz jadi kokinya, hehehe..

IMG-20140117-02473

once again, I LOVE MY SISTER

6 comments on “Aku ya aku, adik ya adikku

  1. adeknya udah punya cowok blm tu? klo punya cowok pasti dia bakal berubah jd feminim,,🙂

  2. kebalik,,😀

  3. hehehe. setuju….
    hak masing-masing

  4. hehe, biarin ajah mas. kesukaan itu hak, bukan keharusan semua cowok harus main bola, saya jadi penonton saja😀

  5. ketuker kali Maulz…. hehehehe kamu ma adikmu ketuker ya?🙂

    tapi memang kembar aja beda-beda kok sifatnya gak bisa disamakan

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: