Tinggalkan komentar

Asmara di Sekolah


asmara

Kangen banget rasanya kalo inget inget masa SMA (padahal baru beberapa bulan aja nih lulus) yang kelakuannya pada aneh aneh bin absurd, maklum masing masing pada pengen kenal sama yang namanya jati diri, untung aja nggak ngantri n rebutan, jadi bisa kenalan dengan cara masing masing tanpa rasa resah, gelisah, pasrah, serta kegalaluan.

Sedikit berbagi cerita tentang kisah asrama (baca : asmara) Maulz dengan seorang cewe yang paling cettaaarrrr membahaannaa satu sekolah (baca : kelas) karena ke(sok)cantikannya yang luar biasaa menurut Maulz (sebenarnya memang cantik siih). Nggak segitunya juga kali, memang cantik kok, tapi kata adik adik kelas, dia itu kakak yang sok cantik, sok kaya, sok sepatu, dan sebagainya lah, tapi menurut Maulz, dia biasa saja tuh, nothing sepesial. Masalahnya sobat Maulz, si Defri ga suka sama dia, tapi si cewek (yang nanti saja disebutkan namanya) juga kurang suka sama si Defri, jadilah mereka nggak temenan, so nggak ada cerita diantara mereka. Dia juga bukan cewek pinter ataupun hebat dan berbakat disekolah, so nggak ada asmara diantara dia dan sekolah, nggak ada cerita juga.

Tapi, dia adalah mayoretnya sekolah, populer dikalangan anak anak drumband, sampai sampai terjadi skandal mengerikan disana, tapi itu bukan hal yang penting untuk diceritain pada paragraf ini toh. Iya kan Maulz mau cerita tentang Maulz dan dia, bukan dia dengan orang lain yang sama sekali paling ga menarik untuk diceritain, ya kan???.

Baiklah, mari kita mulai.

Biodata dulu, Nama lengkapnya : Reyati, itu udah lengkap, nggak ada tambahannya lagi, kalo ada nemuin nama lengkap “Reyyatii EaNg CantTick CelahLUue” bisa dipastikan itu bukan dia, biasa dipanggil Rey, namun Maulz manggilnya Rhere (kenapa begitu bukan hal yang penting, kok), lahir tanggal 12 Januari 1995 (kalo nggak salah, insyallah nggak kayaknya) di Ranai, nggak perlu nanya Ranai itu di mana, nanti udah dijelasin panjang lebar, paling cuman bisa bilang “oOOOooooouuuUUUccCChhhHH”. Makanan kesukaan dan minuman kesukaan masih belum terdeteksi, hobinya jalan jalan, shopping, dan segala hal yang ngehabisin uang (kecuali yang haram dilakukan), dan salah satu cewek yang nggak pinter di sekolah.

Maulz pertama kenal dia itu waktu SMP kelas VII, masih baru ganti status dari siswa SD ke SMP itu. ceritanya gini, karena Maulz itu pendiem anaknya, jadi nggak punya temen sama sekali, udah gitu duduk di kursi paling pojok belakang, itu hampir selama dua minggu, bahkan saking pendiemnya, keluar kelas pas jam istirahat pun nggak pernah sama sekali, jadilah pada suatu hari penderitaan itu berakhir. Ada 4 orang cewek mendekat,, mereka adalah Kartini, Yulita, Leni, dan tentunya Rhere. kurang lebih (sebenarnya dilebih lebihkan) percakapanya begini

Mereka : Hai
Maulz : (diem)
Yulita : kok diem aja, main lah bareng kita
Maulz : (diem)
Leni : iya, kasian kamu sendiri terus
Maulz : (diem)
Rhere : kamu asalnya dari mana?
Maulz : (diem)
Kartini : Kenapa diem terus sih
Maulz : (diem)
Rhere : kita nggak makan orang kok
Maulz : (diem)
Yang baca : KALO LAGI DIEM NGGAK PERLU DI TULIS NAPA? HAA!!!
Leni : iya nih kamu
(perdebatan sengit terjadi diantara mereka)
Maulz : (nonton)
Rhere : ya sudah, nama kamu siapa?
Maulz : (diem sambil nunjukin papan nama yng melekat di seragam SMP)
Rhere : (dalam hati : sombong banget ni anak) oooh
Leni : Mul, kami manggil kamu Mul saja ya
Maulz : (angguk angguk)

Sekian acara perkenalan pertamanya. Ini adalah kali pertama Maulz dipanggil Mul. dengan nama lengkap Maulyadi Salasanto, yang biasa dipanggil Santo, akhirnya saat SMP nama panggilan itu berubah dan sampai sekarang nama Mul masih Maulz pergunakan jika Maulz berkenalan dengan orang baru, bahkan orang tua juga udah mulai terbiasa dengan nama itu.
MX0J9_PHTW5
Ceritanya belum selesai sampai diperkenalan saja, bukan berarti karena kehadiran 4 cewek itu Maulz langsung lincah, jingkrak, jungkir balik dan aktif serta kayang di kelas, masih seperti biasa hanya duduk dengar diam di kelas, cuma pas 4 cewek itu datang, ya cuman bisa ngomong saja, nggak lebih kok😀 . waktu berlalu dan semakin berlalu akhirnya Maulz mulai bnyak dideketin, ga hanya cewek, tapi juga dideketin cowok cowok (jangan mikir aneh aneh). Maulz aslinya juga banyak omong, hanya saja agak kurang banget dengan yang namanya Sosialisasi. Akhirnya bnyak yang deket karena Maulz suka bertanya, menjawab, dan maju kalo berhadapan dengan guru di kelas, jadinya Maulz disukai karena mereka pikir Maulz anaknya pinter, padahal nggak pake kacamata (so kalo pake kacamata harus pinter gituh???). Karena ini intinya adalah cerita Maulz bareng Rhere, jadi kisah kisah yang ga menjurus ke situ di skip saja ya?, jangan nangis loh, apalagi samapi mati penasaran.

Maulz sekelas terus sama Rhere selama SMP, jadinya kami makin deket saja. Maulz sering main ke rumahnya, kalo hari minggu malah bisa sampai seharian full. Mainnya masih main main yang labil ala anak SMP ya, nggak macem macem. Dia punya pacar juga saat itu, namun Pacarnya nggak marah, baik banget emang.

Mulai capek ngetik niih,,

Lanjut deh, biar cepatan kelarnya.

Lulus SMP pun kami masuk ke sekolah yang sama, namun untuk tahun pertama beda kelas, walaupun beda kelas kami tetep mesra loh,
DCIM100MEDIA
Tuh, lihat saja pototonya (nada pamer).

Di SMA kelas XI dan XII kami ditempatkan di kelas yang sama yaitu di kelas IPA 1, selain itu kami juga duduk di bangku yang selalu berdekatan walau sudah berkali kali ganti denah. memang udah ga bisa split kayaknya.
Kisah anehnya, kami deket banget, mesra lumayan, tapi sama sekali nggak pernah pacaran, tapi pas masing masing deket dengan cewe atau cowo lain pasti suka marah marah (tapi dengan nada tertawa), jadi istilahnya kayak drama gitu, ha ha ha, seisi sekolah ngiranya kami itu pacaran, bahkan guru guru histeris. Bahagianya ya gitu, bisa bebas mau sama cewek mana saja tanpa ada yang ngelarang, tapi masih bisa mesra kalo ga punya pacar, itu antara Maulz dan Rhere.
Bahkan sampai kuliah walalupun kami terpisah jauh, tapi masih sering telponan.
Untuk saat ini Maulz belum punya niat mau pacaran, mau bebas dan tentunya fokus sama kuliah dulu insyallah, doakan yaa..
DCIM100MEDIA

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: