4 Komentar

Resume P2KK UMM angkatan 2 tahun 2013 – Maulyadi Salasanto


XMDJ9_PHTW5

Maulz mau ngeshare sekilas pengalaman sekaligus tugas dalam mengikuti P2KK Univ. Muhammadiyah Malang tahun 2013 ini selaku Mahasiswa Baru dari tanggal 3 – 8 Jubi 2013 (angkatan 2). Let’s Check it oUt

Nama : Maulyadi Salasanto
Asal : Natuna, Kepulauan Riau
Fakultas / jurusan : Fakultas Pertanian – Peternakan / Agroteknologi
Kelas / angkatan : Muhammad Abduh / 2

P2kk adalah kegiatan pembentukan kepemimpinan dan kepribadian yang berlandaskan islam yang dilaksanakan oleh universitas muhammadiyah malang kepada seluruh calon mahasiswa baru. Kegiatan ini dilaksanakan di rusunawa I universitas muhammadiyah malang. Dan nama saya Maulyadi Salasanto, sayaa dalah salah satu peserta P2KK angkatan 2 tahun 2013. Di resume ini, saya akan menceritakan sekilas tentang pengalaman saya selama mengikuti kegiatan P2KK universitas muhammadiyah malang tersebut. Let’s check it out.

Awal kisah dan hari pertama di Rusunawa I
Sekitar pukul 3 pagi saya sudah bangun untuk mengecek kembali semua perlengkapan yang akan dibawa saat P2KK dan Alhamdulillah, semuanya beres. Seusai shalat subuh saya mandi dan bersiap siap menunggu pagi, tidak lupa sarapan sudah saya siapkan malam harinya.
Pukul 6:30 saya langsung menuju Rusunawa I yang berlokasi di belakang kampus UMM dari kos saya yang berlokasi di komplek bukit cemara tujuh. Di sana saya bertemu salah seorang teman saya, Kurnia Sandi dari Kalimantan Tengah, dan langsung mengingatkan saya untuk segera registrasi di kepanitiaan P2KK, hasil akhirnya saya mendapatkan kamar dengan nomor B2.9 bersama dengan lima mahasiswa baru lainnya, Azhari, Teddi, Luki, Novandha, dan Ronny dan di kelas Muhammad Abduh bersama dengan 37 mahasiswa baru lainnya.
Pembukaan dimulai sekitar pukul 7 pagi dan berakhir satu jam kemudian. Saatnya masuk kelas yoo.
Pertama masuk kelas, kami mahasiswa baru langsung disambut hangat oleh dua CO Trainer yaitu Mbak Rahma, dan Mas Agus yang langsung mengajak kami untuk saling kenal dengan satu game dengan memakai objek bola basket, jadilah kami saling mengenal saat itu walaupun belum terlalu hapal. Masalah keakraban untuk hari pertama ini masih tergolong kurang, namun insyaallah kedepannya akan lebih baik.
Di hari pertama ini, trainer kami yaitu mbak Netty yang sudah menjadi lulusan UMM. Bersama beliau, kami disuguhkan dengan berbagai kegiatan dan permainan yang berhubungan dengan pengenalan diri sendiri serta psikologi, yang meliputi pengisian Johary Windows, Who Am I, Lembar SWOT, Impianku, Petak 24, hingga game pengenalan sifat melalui golongan darah. Intinya seluruh kegiatan hari pertama sungguh menghibur dan tentunya bermanfaat bagi kami seluruh calon mahasiswa baru UMM.
Selain itu, di hari pertama kami juga dibiasakan untuk shalat berjamaah, tadarus bersama, dan dengan Muadzin, Imam, Moderator, serta Kultum secara bergantian, sehinga setiap mahasiswa baru mendapatkan giliran untuk tampil atau menjalankan salah satu tugas tersebut, dan kelompok saya langsung mendapatkan kesempatan bertugas di hari pertama ini.
Di malam hari kami belajar tentang dasar dasar agama islam, dan di malam pertama ini kami mendalami pelajaran Taharah yaitu bersuci menurut islam, tidak hanya bersuci dalam konteks wudhu’, tapi kami juga belajar bagaimana cara tayamum, dan juga mandi wajib yang dibimbing oleh bapak Ridwan, yang sudah tua namun semangatnya empat lima.

Kebiasaan baru dan hal hal lain
Pukul 2:30 pagi kami sudah dibangunkan oleh panitia, dan itu merupakan hal yang sangat melelahkan bagi saya, pasalnya tadi malam saya tidur sama teman teman sekitar pukul 1 dini hari. Berat, namun harus tetap semangat untuk segera ke kelas dan mengikuti pelajaran pelajaran. Pukul 3 pagi kami shalat tahajud berjamah, ngaji bersama, dan mendengarkan ceramah singkat dari bapak Ridwan, hingga menjelang pagi kami sarapan bersama, dan pukul 7 pagi kami mulai mengikuti materi dengan trainer yang berbeda lagi.
Untuk segala kegiatan dan hal hal lain kami terus dibimbing untuk selalu tepat waktu dan tentunya tidak buang buang waktu. Dari seluruh kegiatan dari awal hingga akhir kegiatan di kelas banyak sekali ilmu yang saya dapatkan, terutama masalah agama yang belum banyak saya ketahui, manajemen waktu, serta dunia psikologi mahasiswa. Selama kegiatan, saya mulai terbiasa dengan bangun pagi, mengatur waktu mandi, dan selalu berusaha untuk tidak ngantuk dalam mengikuti materi yang diberikan trainer walaupun beberapa materinya lumayan membosankan.
Kepanikan, Kesedihan, dan Kenangan
Di hari ketiga, materi diberikan oleh trainer mas Tommy, yang mengajarkan materi kislaman dengan tajuk “The Golden Ways of Life”, diawal materi kami diberikan suatu kesempatan untuk meraih alam bawah sadar kami masing masing, dan itu melalui frekuensi frekuensi yang sangat sulit untuk dibuka. Dimulai dengan frekuensi ke 24hz, lalu terus turun, dan saya sendiri saat sampai ke 12hz sudah tidak sadarkan diri setelah dalam pikiran melihat ibu dan adik saya pergi, dan mulai sadar setelah saya naik kembali ke frekuensi 18hz. Saat sadar, beberapa teman cewek mulai menangis dan tiga diantaranya menjerit lalu pingsan, kontan saja kami panic dan mulai menangangani diri masing masing. Dan tentu saja kegiatan dan metode itu tidak bisa saya lupakan hingga saat ini.
Di hari keempat, salah seorang dari teman yang bernama Nevadya menyampaikan kultumnya seusai shalat maghrib, dan itu adalah cerita paling sedih dan mengharukan selama di P2KK, ia bercerita tentang penyakitnya yang sangat menancam nyawanya, dan satu hal yang membuat saya sangat bangga, yaitu semangatnya. Dari kisah Nevadya, saya belajar untuk lebih banyak bersyukur dan mengahrgai hidup.
Di hari kedua dan hari hari keterusannya, keakraban tidak bisa dicegah lagi, semua dari kami mulai menunjukkan kehebohan dan kehebatan diri masing masing. Kami mulai mengenal banyak kebiasaan dan budaya budaya derah lain dari banyak pelosok negeri. Dari berbagai perbedaan kami belajar untuk menghargai dan mengerti satu sama lain, tidak egois, dan lain lain.

Antara kisah dan kenangan (outbond)
Akhirnya hari terakhir sudah tiba. Perasaan gembira tak terkira bercampur sedih tak terbendung mengisi hari terakhir di P2KK, dan pagi ini kami akan melaksanakan outbond. Sekitar pukul 7 pagi seusai sarapan, kami sekelas sudah mempersiapkan segalanya, mulai dari perlangkapan pakai, minuman, hingga persiapan yel yel dan lagu daerah. Kelas kami, Muhammad Abduh menampilkan yel yel sebagai peserta ke empat, dan menurut saya itu adalah penampilan paling aneh dan kacau se P2KK, pasalnya dari peserta pertama yaitu kelas Al-Kindi sudah menampilakan suatu penampilan yang sangat luar biasa.
Baiklah, tinggalkan yel yel, saatnya outbond. Kelas kami mendapatkan rute yaitu Pos 2 – Pos 3 – Pos 1. Saatnya ke pos 2.
Sambil menyanyikan lagu daerah papua “apuse” kami bersama sama dengan barisan rapi menuju pos dua dimana di sana sudah berdiri beberapa trainer dan botol botol serta gelas dalam sebuah persegi yang dibuat dengan kapur tulis, dan ini tugas kami. Memasukkakkan air ke dalam botol hingga penuh dengan berdiri di sudut persegi tanpa menyentuh dalam bidang persegi tersebut. Cukup sulit, dan kami belum juga berhasil memasukkan air sedikitpun, sementara dari kelas lain sudah mulai mengisi air. Akhirnya kami mulai membagi tugas, danWisnu mendapat bagian utama dalam permainan itu, menjulurkan tangan sepanjang panjangnya agar bisa meraih botol dan mengisinya dengan air. Dan Alhamdulillah, berhasil. Tidak hanya berhasil mengisi air tersebut, namun kami juga berhasil jadi yang pertama membuat air dalam botol terisi penuh. Saatnya ke pos 3.
Lagu apuse terus kami nyanyikan walaupun dengan suara yang sudah mulai serak dan habis hingga kami mencapai pos tiga dekat stadion UMM, di sana sudah ada kelas kelas lainnya yang tidak kalah heboh, dan kali ini kami berhadapan dengan air lagi. Sepatu, jam, ID card, semuanya dibuka, karena kali ini kami akan berhadapan dengan permainan yang lebih basah dari sebelumnya. Pipa bocor, dan itu judul permainannya. Kami dihadapkan dengan satu pipa besar dengan lubang di banyak sisi dengan satu bola di dalamnya, tugas kami yaitu mengisi tabung tersebut dengan air hingga penuh dan menjatuhkan bola yang terdapat dalam tabung tersebut. Basah basahan pun dimulai. Kami membagi tugas, sebagian menutup lobang dan sebagian lagi mengambil air yang lumayan jauhnya dengan anggota tubuh mereka sendiri, dan paling menggelikan itu lewat mulut. Tapi tidak masalah, dan itu menyenangkan dan penuh kekompakan. Air terus diisi, dan kali ini kelas kami berhasil menjadi yang pertama menyelesaikan permainan tersebut, Alhamdulillah ya rabb. Saatnya ke pos 1 yook.
Terus semangat sambil bernyanyi, lagu apuse terus member semangat kami. Ini pos terakhir dari rute kami, di hadapan kami ada deretan bata, dan ini mungkin permainan yang aneh dan sulit. Dugaan itu tidak meleset, dan untuk menjelaskan seperti apa permainanya pun lumayan sulit. Intinya ada banyak bata, dan bata bata itu ada tiga jenis bata berbeda panjanganya, bata paling pendek untuk dua kaki, yang sedang untuk tiga kaki, dan yang paling panjang untuk empat kaki. Tugas kami ialah meletekkannya di tanah dan menginjakanya sesuai syarat jumalah kami, dan berusaha menyusun bata yang jumlahnya tersebut hingga kami semua mencapai garis finish. Dan ini permainan sulit, berkali kali kami jatuh dan gagal hingga akhirnya tidak ada satu kelas pun yang berhasil menyelesaikan permainan tersebut.

Outbond selesai……
Saatnya persiapan pulang……

Kepulangan
Seusai shalat zuhur dan makan siang, kami kumpul kumpul dalam kelas, berbagi cerita dan pengalaman. Walaupun rasanya sangat sedih, tapi kami dibawa suasana gembira saat itu, jadi tidak ada air mata yang tumpah hingga akhirnya kami betul betul bersiap siap meninggalkan kelas dan berpelukan erat, dan berdoa agar hari itu bukanlah hari terakhir untuk kami bersama. Sebelum ashar sudah dimulai penutupan dan pengumuman juara yel yel, outbond, serta peserta terbaik kelas, dan kelas kami yang mendapatkan penghargaan itu adalah Silvi.
Sekian untuk resumenya, hanya itu persembahan dari saya, Maulyadi Salasanto anak rantau dari Ujung Barat-Utara Indonesia di perbatasan Indonesia.

Kesan

Kesan pertama yang tidak bisa dipungkiri ialah capek, dan banyak yang diisikan dengan kelelahan. Tapi itu bukan inti dari apa yang betul betul saya rasakan selama di P2KK. Banyak hal yang begitu melekat dalam sanubari dan tentunya selalu teringat dalam diri, yaitu solidaritas dan persahabatan yang begitu kental, dan kadang risih ddengan seorang teman namun kita selalu belajar untuk menghargai orang lain. Saya sangat bersyukur telah diajarakan banyak hal tentang islam, dan di P2KK saya dibiasakan untuk bangun pagi pagi utnuk shalat tahajud, dan untuk shalat shalat laiinya kami selalu diajarkan untuk tepat waktu. Banyak pelajaran tentang psikologi dan keperibadian diri, yang tentu saja menjadi bekal yang sangat berharga bagi saya dikemudian hari.

Kritik dan saran

Terimakasih untuk panitia P2KK UMM yang telah bekerja keras agar acara ini terlaksana dengan sebaik baiknya.
Kritik yang ingin saya sampaikan terutama masalah waktu mandi yang terlalu singkat, apalagi kita harus berbagi kamar mandi dengan teman teman sekamar. Sarannya, diperpanjang sedikit saja untuk kedepannya.
Yang kedua adalah masalah waktu istirahat yang sangat singkat, terutama istirahat di siang hari yang malah tidak ada sama sekali selain waktu makan. Permasalahannya ialah, karena terlalu lelah, jadi beberapa materi tidak bisa diikuti dengan maksimal, bahkan lebih buruk lagi jika terdapat beberapa teman yang sakit yang memang membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Sarannya untuk hal itu jangan terlalu dibebani, karena saya cukup panic karena tiga kali teman di kelas saya pingsan hanya gara gara tidak cukup istirahat.
Yang ketiga yaitu masalah makanan, terkadang ada makanan yang memang tidak cocok untuk tubuh (permasalahan alergi) , itu sangat mohon dipertimbangkan, karena saya pernah dua kali hanya makan nasi saja, sedangkan makanan pengganti malah tidak memadai juga, teman sekelas saya malah selama di P2KK hanya makan nasi saja, alhasil untuk mensiasatinya, kami minta CO Trainer untuk membelikan kami roti sebagai pengganti makanan tersebut.
Sekian dari saya itu saja kesan, kritik dan saran saya selama mengikuti P2KK, jika ada salah kata yang tidak mengenakkan hati, saya mohon maaf , karena itulah saya dan pengalam yang saya rasakan, dan semua kesalahan datang dari saya, serta kebenaran hanya dari Allah SWT.

Thank you for enjoying and reading maulz’s post

4 comments on “Resume P2KK UMM angkatan 2 tahun 2013 – Maulyadi Salasanto

  1. Mohon sebarkan sebagai pengajaran. Amanah sebagai sesama umat Islam

  2. terimakasiih bos atas apresiasinya, ga ada yang menyeramkan kok di p2kk selain capeknya, malah banyak keseruan yang rugi banget bagi maba yang ga mau ikutan p2kk

  3. […] Dikutip dari https://maulzxxx.wordpress.com/2013/06/15/resume-p2kk-umm-angkatan-2-tahun-2013-maulyadi-salasanto/co… […]

  4. permisi tulisan km cukup menarik di kutip di blog himabio umm, untuk menginspirasi maba dari jurusan biologi agar menghilangkan rasa takutnya akan p2kk… kami mohon ijin dari pihak himabio untuk mengutip dan memasukan tulisan ini ke dalam blog himabio2013.wordpress.com…. lanjutkan prestasimu, dan semoga tulisanmu dapat bermanfaat bagi yg lainnya ya…🙂

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: