Tinggalkan komentar

Sahabat : antara ada dan tiada


d4

mungkinkah ia benar?
David Archuletta pernah mengirim inbox ke aku, kira kira begini isinya “love and miss your friends, because you won’t find them at time you work”
dan aku mengartikannya begini “cintailah dan sayangilah teman temanmu karena kau tidak akan menemukan mereka lagi di masa kau bekerja” . . ApaLah arti seorang teman?
Memang aku pernah punya seorang teman dan aku menganggapnya sahabat, tapi pada akhirnya kami terpisah jarak, membuat aku seolah tak punya siapapun juga, dan itu membuatku tak percaya dengan sahabat yang selalu ada.
Dan pernah juga aku memiliki sahabat yang lebih dari satu, kemana mana kami bersama, kami makan makan bersama, liburan bersama, tapi pada akhirnya saat ia punya orang baru, kami terpecah, walaupun masih mau bersama, tapi tidak terasa seperti dulu. Itu membuatku tambah tak percaya jika “SAHABAT” Itu ada, sahabat tak pernah ada.
Oleh karena itu, aku sama sekali tidak ingin memiliki sahabat lagi, karena semuanya hanya kata semu yang menghanyutkan, dan aku merasakan sakitnya di hianati mereka daripada sang kasih tercinta. Nah,
bagaimana dengan kata David Archuletta?
Aku percaya dengannya, aku akan mencintai dan menyayangi teman temanku, tapi aku tak mau terlalu dekat dengan mereka atau salah satunya, cz aku takut aku kembali menganggap dia atau mereka sahabat, dan pasti sangat menyakitkan saat masa perpisahan itu datang. mungkinkah ia benar?

Tinggalin jejak dengan ngisi komentar ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: